Connect with us

Bukan Hanya Tiangong-1, Masih Ada Sampah Luar Angkasa Seberat 3 Ton di Orbit Bumi

Sampah Luar Angkasa, Antariksa

Jakarta – Jatuhnya Tiangong-1, stasiun luar angkasa milik China, di Samudra Pasifik sempat bikin geger dunia. Ternyata, wahana antariksa serupa banyak juga yang sudah jadi sampah di luar angkasa. Sampah-sampah ini bahkan mengorbit di Bumi sudah puluhan tahun.

Seperti diberitakan Space, Selasa (3/4), ada ratusan ribu sampah luar angkasa yang berukuran besar bergentayangan di orbit Bumi. Kejatuhan Tiangong-1 kemarin belum bisa dipastikan menjadi ancaman terakhir Bumi.

“Ada beberapa hal besar di orbit rendah sana yang perlu diwaspadai,” ucap Jonathan McDowell, astrofisikawan di Harvard-Smithsonian Centre of Astrophysics.

(Baca juga: Kesuksesan Elon Musk, Sang Inovator di Masa Modern)

Sampah-sampah itu sebagian besar merupakan bagian dari roket yang membawa wahana antariksa ke luar angkasa. Menurut McDowell, salah satu bagian roket yang membawa Polar Satellite Launch Vehicle (PSLV) April 2012 silam diperkirakan akan kembali ke Bumi pada 3 April ini. Beratnya mencapai satu ton, atau tepatnya 907 kg.

Sampah Besar Lain

Selain itu, bagian roket dari Ariane 5 juga diprediksi akan jatuh ke Bumi yang tidak berbeda jauh waktu jatuhnya dengan PSLV. Masih ada lagi sampah besar yang menjadi perhatian McDowell, yakni objek Rossi X-ray Timing Explorer (RXTE) kepunyaan NASA.

Wahana ini merupakan satelit yang berbobot sekitar tiga ton. Satelit yang diluncurkan pada 1995 itu memiliki misi menangkap data mengenai katai putih, bintang neutron, lubang hitam, dan benda-benda lainnya melalui sinar-X.

Satelit tersebut, kata McDowell sudah dinonaktifkan sejak 2012 dan selama enam tahun terakhir kian mendekati Bumi menjadi bagian dari sampah antariksa. Kemungkinan, wahana ini mengalami re-entry atau kembali ke atmosfer pertengahan April.

Kecepatan sampah tersebut jatuh ke Bumi tergantung terhadap massa benda tersebut. Sebagian besar material yang punya bobot kecil, jatuhnya akan serasa layaknya daun. Namun, kalau massanya besar, tampak seperti bola meriam.

“Ketika memasuki re-entry, bila Anda di bawahnya, akan terlihat bola api yang bagus di langit. Mungkin ada beberapa potongan kecil yang mencapai ke permukaan,” ujarnya

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Reuni Alumni 212 Jelas Kapitalisasi Agama demi Kepentingan Politik

Oleh

Fakta News
Reuni Alumni 212

Jakarta – Reuni Alumni 212 yang bakal digelar awal Desember di Lapangan Monas Jakarta dianggap bentuk kapitalisasi agama demi kepentingan politik. Reuni tersebut seharusnya tidak diadakan lantaran tuntutan aksi 212 sudah diakomodasi.

Hal tersebut diungkapkan pengamat politik Lingkar Madani. Ia menilai kegiatan alumni 212 ini bukan murni kegiatan agama, melainkan kegiatan politik. Ia juga keheranan mengapa harus ada acara tersebut. Pasalnya, tuntutan aksi 212 sudah dipenuhi dengan Basuki Tjahaja Purnama dipenjara.

“Itu sudah jelas politik, enggak ada hubungannya lagi dengan agama, enggak ada hubungannya dengan dakwah, apa yang mereka tuntut sudah dipenjara kok. Apalagi gunanya, itu politik murni politik, murni untuk kepentingan politik. Enggak ada hubungannya dengan dakwah. Saya pikir mereka hanya mau mengapitalisasi agama ini. Mengapitalisasi agama terus-menerus untuk kepentingan politik. Enggak ada hubungannya dengan dakwah,” kata Ray kepada wartawan di D’Hotel, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (21/11).

Ray pun mengaku masih belum paham apa sebenarnya tujuan acara reuni alumni 212. Ia membandingkan dengan demonstrasi 1998 untuk menggulingkan rezim Soeharto dan Orde Baru. Usai berhasil menggulingkan, tak ada perkumpulan alumni maupun acara reuninya.

“Yang saya juga enggak mengerti tujuannya apa? Masak demonstrasi pakai alumni, alumni pakai reuni. Ada-ada saja. Yang besar sekali pun perjuangan 98 itu ya berhenti di 98. Waktu jatuh ya jatuh. Bahwa anggotanya membentuk kelompok-kelompok tertentu ya silakan saja. Enggak ada reuni 98 yang jatuhin soeharto, enggak ada,” imbuhnya.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

BERITA

Kubu Jokowi Anggap Amien Rais Tidak Dewasa dalam Berpolitik

Oleh

Fakta News
Bersikap toleran
Amien Rais.(Istimewa)
asasasasa

Jakarta – Kubu Joko Widodo-Maruf Amin menilai, pernyataan Amien Rais yang memaksa Muhammadiyah untuk memihak salah satu calon di pemilihan presiden menunjukkan sikap Amien Rais yang tidak dewasa dalam berpolitik.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Tim Kampanye Jokowi-Maruf Amin Ace Hasan Syadzily. Selain menunjukkan Amin Rais tidak dewasa, pernyataan tersebut juga menunjukkan bahwa sosok Amien Rais bukan negarawan tulen.

“Hanya karena beliau pendukung Prabowo-Sandi mau mendikte Muhamamdiyah mendukung paslon tertentu. Itu menunjukkan ketidakdewasaan politik sebagai politisi yang dikenal selalu menjaga demokrasi,” jelas Ace, seperti dikutip dari Merdeka.com, Rabu (21/11).

Justru, dengan paksaan dan desakan tersebut, suara Muhammadiyah malah enggan memilih Prabowo-Sandi. “Kalau terus menerus seperti itu, saya tidak yakin Prabowo mendapatkan dukungan dari Muhammadiyah,” tegasnya.

Sikap tersebut sama sekali tidak mencerminkan sosok negarawan. Politikus Partai Golkar ini menambahkan, sebagai negarawan, seharusnya Amien Rais menjaga agar ormas, seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, tidak diseret ke ranah politik praktis.

“Sebetulnya secara organisasi Muhammadiyah dan NU tidak menunjukkan dukungan secara tegas, itu perlu terus dijaga bahwa citra ormas Islam tidak terseret ke dalam politik praktis hanya untuk kekuasaan semata,” tegasnya lagi.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

BERITA

Penggunaan Teknologi VAR di Liga Champions Dipercepat?

Oleh

Fakta News
var
Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

Jakarta – Setelah sukses digunakan dalam beberapa turnamen FIFA, ternyata kehadiran teknologi Video Assistant Refree (VAR) disambut baik oleh sejumlah klub Eropa.

Video Asisten Wasit (VAR) kemungkinan besar akan segera diterapkan di ajang Liga Champions, tepatnya ketika memasuki babak knock out alias fase gugur di musim ini. Wacana tersebut langsung berasal dari Presiden UEFA Aleksander Ceferin dan Ketua Asosiasi Klub Eropa Andrea Agnelli.

Dilansir dari Soccerway, Selasa (20/11), sebelumnya VAR sendiri akan diberlakukan di Liga Champions mulai musim depan, namun belakangan wacana tersebut akan dipercepat dalam rangka untuk proses pengujian teknologi tersebut.

“Kami sudah mulai melakukan semua persiapan. [Kepala wasit UEFA] Roberto Rosetti dan timnya sangat bagus. Ada sudut pandang penting – wasit dan semua aspek teknis,” kata Ceferin dalam konferensi pers di Brussels.

“Saya mengharapkan laporan dalam seminggu atau lebih dan kemudian kita akan melihat kapan kita dapat menerapkannya. Pada musim depan yang terbaru,” sambungnya.

Senada dengan Ceferin, Agnelli yang notabene merupakan pemilik Juventus siap mendukung wacana UEFA untuk mempercepat penerapan VAR di ajang Liga Champions.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya