Connect with us

Melihat Keindahan Mandalika Lewat Vlog Presiden Jokowi

Pantai Seger Mandalika

Mandalika – Pesona wisata Indonesia seakan tak ada habisnya. Pemerintah pun terus menggenjot sosialisasi akan keindahan alam yang selama ini belum banyak diketahui turis mancanegara.

Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memamerkan keindahan wisata Indonesia, salah satunya kawasan Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Presiden bahkan memamerkannya lewat vlog yang kemudian ia unggah di situs berbagi video, YouTube.

Dalam vlog tersebut, sang presiden menjelaskan pesatnya pembangunan Mandalika bersama Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi. “Hari ini saya berada di kawasan ekonomi khusus (KEK), Mandalika di Nusa Tenggara Barat,” kata Jokowi membuka vlognya, Minggu (21/10).

Cerahnya langit yang berpadu dengan birunya laut terlihat menjadi latar yang sempurna. Jokowi pun tampak antusias lantaran kawasan Mandalika yang dibangun selama 29 tahun akhirnya rampung. Selain meresmikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, Presiden pun mengajak para investor untuk masuk dan menanamkan uangnya untuk mengembangkan salah satu dari destinasi prioritas nasional ini.

“Kita harapkan ini memberikan dampak yang baik bagi masyarakat NTB,” ujar Jokowi.

Tak percaya pada keindahan alam yang dimiliki Mandalika, silakan lihat sendiri pada tautan berikut.


Dalam tayangan vlognya, Jokowi sampai menggunakan teknologi bantuan drone sehingga bisa melihat keindahan Mandalika dari udara. Tak cuma, perbatasan laut, daratan, dan aktivitas sejumlah wisatawan yang sedang berselancar, kapal-kapal berlabuh ke pantai pun tampak.

Video kian cantik dengan atraksi laju ombak yang bergerak menuju pantai. Belum lagi dengan pemandangan bukit dan tebing di bibir pantainya. Dan satu lagi, rumah-rumah khas Nusa Tenggara menambah nilai kearifan lokal yang tetap dijaga.

“Mandalika sudah siap menyambut Anda,” sambut Zainul di videonya.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Indonesia Development Tourism Corporation (ITDC) telah menjajaki potensi pinjaman senilai Rp700 miliar dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk mendanai pengembangan tahap lanjut Mandalika. Rencananya, perusahaan pariwisata pelat merah itu akan bertemu dengan bank yang berbasis di Cina pada 26 Oktober mendatang.

Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, perusahaan membutuhan dana pinjaman sebesar Rp700 miliar. Namun hingga saat ini ia belum tahu nilai pinjaman akan diberikan AIIB. “Kami menjajaki pendanaan dengan AIIB dan mereka akan datang tanggal 26 mendatang, ini kan long term funding (pembiayaan jangka panjang),” kata Abdulbar Jumat (20/10) lalu.

Novianto

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Reuni Alumni 212 Jelas Kapitalisasi Agama demi Kepentingan Politik

Oleh

Fakta News
Reuni Alumni 212

Jakarta – Reuni Alumni 212 yang bakal digelar awal Desember di Lapangan Monas Jakarta dianggap bentuk kapitalisasi agama demi kepentingan politik. Reuni tersebut seharusnya tidak diadakan lantaran tuntutan aksi 212 sudah diakomodasi.

Hal tersebut diungkapkan pengamat politik Lingkar Madani. Ia menilai kegiatan alumni 212 ini bukan murni kegiatan agama, melainkan kegiatan politik. Ia juga keheranan mengapa harus ada acara tersebut. Pasalnya, tuntutan aksi 212 sudah dipenuhi dengan Basuki Tjahaja Purnama dipenjara.

“Itu sudah jelas politik, enggak ada hubungannya lagi dengan agama, enggak ada hubungannya dengan dakwah, apa yang mereka tuntut sudah dipenjara kok. Apalagi gunanya, itu politik murni politik, murni untuk kepentingan politik. Enggak ada hubungannya dengan dakwah. Saya pikir mereka hanya mau mengapitalisasi agama ini. Mengapitalisasi agama terus-menerus untuk kepentingan politik. Enggak ada hubungannya dengan dakwah,” kata Ray kepada wartawan di D’Hotel, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (21/11).

Ray pun mengaku masih belum paham apa sebenarnya tujuan acara reuni alumni 212. Ia membandingkan dengan demonstrasi 1998 untuk menggulingkan rezim Soeharto dan Orde Baru. Usai berhasil menggulingkan, tak ada perkumpulan alumni maupun acara reuninya.

“Yang saya juga enggak mengerti tujuannya apa? Masak demonstrasi pakai alumni, alumni pakai reuni. Ada-ada saja. Yang besar sekali pun perjuangan 98 itu ya berhenti di 98. Waktu jatuh ya jatuh. Bahwa anggotanya membentuk kelompok-kelompok tertentu ya silakan saja. Enggak ada reuni 98 yang jatuhin soeharto, enggak ada,” imbuhnya.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

BERITA

Kubu Jokowi Anggap Amien Rais Tidak Dewasa dalam Berpolitik

Oleh

Fakta News
Bersikap toleran
Amien Rais.(Istimewa)
asasasasa

Jakarta – Kubu Joko Widodo-Maruf Amin menilai, pernyataan Amien Rais yang memaksa Muhammadiyah untuk memihak salah satu calon di pemilihan presiden menunjukkan sikap Amien Rais yang tidak dewasa dalam berpolitik.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Tim Kampanye Jokowi-Maruf Amin Ace Hasan Syadzily. Selain menunjukkan Amin Rais tidak dewasa, pernyataan tersebut juga menunjukkan bahwa sosok Amien Rais bukan negarawan tulen.

“Hanya karena beliau pendukung Prabowo-Sandi mau mendikte Muhamamdiyah mendukung paslon tertentu. Itu menunjukkan ketidakdewasaan politik sebagai politisi yang dikenal selalu menjaga demokrasi,” jelas Ace, seperti dikutip dari Merdeka.com, Rabu (21/11).

Justru, dengan paksaan dan desakan tersebut, suara Muhammadiyah malah enggan memilih Prabowo-Sandi. “Kalau terus menerus seperti itu, saya tidak yakin Prabowo mendapatkan dukungan dari Muhammadiyah,” tegasnya.

Sikap tersebut sama sekali tidak mencerminkan sosok negarawan. Politikus Partai Golkar ini menambahkan, sebagai negarawan, seharusnya Amien Rais menjaga agar ormas, seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, tidak diseret ke ranah politik praktis.

“Sebetulnya secara organisasi Muhammadiyah dan NU tidak menunjukkan dukungan secara tegas, itu perlu terus dijaga bahwa citra ormas Islam tidak terseret ke dalam politik praktis hanya untuk kekuasaan semata,” tegasnya lagi.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

BERITA

Penggunaan Teknologi VAR di Liga Champions Dipercepat?

Oleh

Fakta News
var
Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

Jakarta – Setelah sukses digunakan dalam beberapa turnamen FIFA, ternyata kehadiran teknologi Video Assistant Refree (VAR) disambut baik oleh sejumlah klub Eropa.

Video Asisten Wasit (VAR) kemungkinan besar akan segera diterapkan di ajang Liga Champions, tepatnya ketika memasuki babak knock out alias fase gugur di musim ini. Wacana tersebut langsung berasal dari Presiden UEFA Aleksander Ceferin dan Ketua Asosiasi Klub Eropa Andrea Agnelli.

Dilansir dari Soccerway, Selasa (20/11), sebelumnya VAR sendiri akan diberlakukan di Liga Champions mulai musim depan, namun belakangan wacana tersebut akan dipercepat dalam rangka untuk proses pengujian teknologi tersebut.

“Kami sudah mulai melakukan semua persiapan. [Kepala wasit UEFA] Roberto Rosetti dan timnya sangat bagus. Ada sudut pandang penting – wasit dan semua aspek teknis,” kata Ceferin dalam konferensi pers di Brussels.

“Saya mengharapkan laporan dalam seminggu atau lebih dan kemudian kita akan melihat kapan kita dapat menerapkannya. Pada musim depan yang terbaru,” sambungnya.

Senada dengan Ceferin, Agnelli yang notabene merupakan pemilik Juventus siap mendukung wacana UEFA untuk mempercepat penerapan VAR di ajang Liga Champions.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya