Connect with us

Pembangunan Infrastruktur Meningkatkan Produktivitas dan Membuka Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

(Foto: Biro Pers Setpres)

Jakarta – Demi mempercepat pembangunan dan kesejahteraan, Pemerintahan Jokowi – JK terus mendorong munculnya berbagai pusat pertumbuhan ekonomi baru secara merata, mengurangi biaya transportasi dan meningkatkan produktivitas. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan mendorong pembangunan infrastruktur diberbagai wilayah, memastikan ketersediaan energi, serta menyiapkan sejumlah kawasan industri.

Hal ini dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing produk-produk barang dan jasa. Dengan cara itu, masyarakat sekitar dapat ikut menikmati sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi produktif tersebut.

Berbagai pusat kegiatan ekonomi yang didorong antara lain, sektor ekonomi maritim, ekonomi kreatif, serta pariwisata khususnya destinasi wisata baru. Selain itu perhatian pun diberikan bagi pengembangan ekonomi umat serta kawasan perbatasan dan 3T (terdepan, terluar dan tertinggal).

Selain itu Penyelenggaraan Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang adalah juga kesempatan untuk menggairahkan ekonomi masyarakat setempat, terutama karena Indonesia menerima kunjungan kontingen dan wisatawan mancanegara.

Adapun pengembangan kawasan untuk mendorong geliat ekonomi dilakukan secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Sampai saat ini pemerintah telah membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada 12 wilayah di Indonesia. Untuk Kawasan Industri sejauh ini telah dibangun di 17 wilayah. Sedangkan di 10 wilayah telah ditetapkan sebagai Daerah Prioritas Pariwisata Nasional. Dan di 25 wilayah telah dikembangkan sebagai Pusat Kegiatan Strategis Nasional.

Sementara itu untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas telah dilakukan pembangunan jalan, bandara, pelabuhan dan jalur kereta api untuk menciptakan konektivitas antar wilayah, sehingga kelak akan mendukung daya saing dan produktivitas ekonomi nasional.

Sejumlah proyek pembangunan ini tersebar dihampir seluruh wilayah Indonesia. Di Sumatera saja ada sejumlah 61 proyek dengan nilai Rp 638 triliun. Untuk wilayah Jawa ada 93 proyek pembangunan dengan nilai Rp 1.065 triliun. Sedangkan untuk Kalimantan 24 proyek bernilai Rp 564 triliun, lalu di Sulawesi 27 proyek yang bernilai Rp 155 triliun. Sementara di wilayah Maluku dan Papua ada 13 proyek yang bernilai Rp 444 triliun dan di Bali serta Nusa Tenggara ada sejumlah 15 proyek yang bernilai Rp 11 triliun. Untuk Nasional sendiri terdapat 12 proyek dan 2 program yang bernilai Rp. 1.320 triliun.

Jika ditotal secara keseluruhan, terdapat 245 proyek yang menjadi Proyek Strategis Nasional. Adapun Klasifikasi sektor yang dibangun pada 245 PSN tersebut meliputi 115 Infrastruktur Konektivitas, 54 Bendungan, 30 Kawasan, 12 di sektor Energi, dan 34 untuk sektor lainnya.

 

Ping.

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Reuni Alumni 212 Jelas Kapitalisasi Agama demi Kepentingan Politik

Oleh

Fakta News
Reuni Alumni 212

Jakarta – Reuni Alumni 212 yang bakal digelar awal Desember di Lapangan Monas Jakarta dianggap bentuk kapitalisasi agama demi kepentingan politik. Reuni tersebut seharusnya tidak diadakan lantaran tuntutan aksi 212 sudah diakomodasi.

Hal tersebut diungkapkan pengamat politik Lingkar Madani. Ia menilai kegiatan alumni 212 ini bukan murni kegiatan agama, melainkan kegiatan politik. Ia juga keheranan mengapa harus ada acara tersebut. Pasalnya, tuntutan aksi 212 sudah dipenuhi dengan Basuki Tjahaja Purnama dipenjara.

“Itu sudah jelas politik, enggak ada hubungannya lagi dengan agama, enggak ada hubungannya dengan dakwah, apa yang mereka tuntut sudah dipenjara kok. Apalagi gunanya, itu politik murni politik, murni untuk kepentingan politik. Enggak ada hubungannya dengan dakwah. Saya pikir mereka hanya mau mengapitalisasi agama ini. Mengapitalisasi agama terus-menerus untuk kepentingan politik. Enggak ada hubungannya dengan dakwah,” kata Ray kepada wartawan di D’Hotel, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (21/11).

Ray pun mengaku masih belum paham apa sebenarnya tujuan acara reuni alumni 212. Ia membandingkan dengan demonstrasi 1998 untuk menggulingkan rezim Soeharto dan Orde Baru. Usai berhasil menggulingkan, tak ada perkumpulan alumni maupun acara reuninya.

“Yang saya juga enggak mengerti tujuannya apa? Masak demonstrasi pakai alumni, alumni pakai reuni. Ada-ada saja. Yang besar sekali pun perjuangan 98 itu ya berhenti di 98. Waktu jatuh ya jatuh. Bahwa anggotanya membentuk kelompok-kelompok tertentu ya silakan saja. Enggak ada reuni 98 yang jatuhin soeharto, enggak ada,” imbuhnya.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

BERITA

Kubu Jokowi Anggap Amien Rais Tidak Dewasa dalam Berpolitik

Oleh

Fakta News
Bersikap toleran
Amien Rais.(Istimewa)
asasasasa

Jakarta – Kubu Joko Widodo-Maruf Amin menilai, pernyataan Amien Rais yang memaksa Muhammadiyah untuk memihak salah satu calon di pemilihan presiden menunjukkan sikap Amien Rais yang tidak dewasa dalam berpolitik.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Tim Kampanye Jokowi-Maruf Amin Ace Hasan Syadzily. Selain menunjukkan Amin Rais tidak dewasa, pernyataan tersebut juga menunjukkan bahwa sosok Amien Rais bukan negarawan tulen.

“Hanya karena beliau pendukung Prabowo-Sandi mau mendikte Muhamamdiyah mendukung paslon tertentu. Itu menunjukkan ketidakdewasaan politik sebagai politisi yang dikenal selalu menjaga demokrasi,” jelas Ace, seperti dikutip dari Merdeka.com, Rabu (21/11).

Justru, dengan paksaan dan desakan tersebut, suara Muhammadiyah malah enggan memilih Prabowo-Sandi. “Kalau terus menerus seperti itu, saya tidak yakin Prabowo mendapatkan dukungan dari Muhammadiyah,” tegasnya.

Sikap tersebut sama sekali tidak mencerminkan sosok negarawan. Politikus Partai Golkar ini menambahkan, sebagai negarawan, seharusnya Amien Rais menjaga agar ormas, seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, tidak diseret ke ranah politik praktis.

“Sebetulnya secara organisasi Muhammadiyah dan NU tidak menunjukkan dukungan secara tegas, itu perlu terus dijaga bahwa citra ormas Islam tidak terseret ke dalam politik praktis hanya untuk kekuasaan semata,” tegasnya lagi.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

BERITA

Penggunaan Teknologi VAR di Liga Champions Dipercepat?

Oleh

Fakta News
var
Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

Jakarta – Setelah sukses digunakan dalam beberapa turnamen FIFA, ternyata kehadiran teknologi Video Assistant Refree (VAR) disambut baik oleh sejumlah klub Eropa.

Video Asisten Wasit (VAR) kemungkinan besar akan segera diterapkan di ajang Liga Champions, tepatnya ketika memasuki babak knock out alias fase gugur di musim ini. Wacana tersebut langsung berasal dari Presiden UEFA Aleksander Ceferin dan Ketua Asosiasi Klub Eropa Andrea Agnelli.

Dilansir dari Soccerway, Selasa (20/11), sebelumnya VAR sendiri akan diberlakukan di Liga Champions mulai musim depan, namun belakangan wacana tersebut akan dipercepat dalam rangka untuk proses pengujian teknologi tersebut.

“Kami sudah mulai melakukan semua persiapan. [Kepala wasit UEFA] Roberto Rosetti dan timnya sangat bagus. Ada sudut pandang penting – wasit dan semua aspek teknis,” kata Ceferin dalam konferensi pers di Brussels.

“Saya mengharapkan laporan dalam seminggu atau lebih dan kemudian kita akan melihat kapan kita dapat menerapkannya. Pada musim depan yang terbaru,” sambungnya.

Senada dengan Ceferin, Agnelli yang notabene merupakan pemilik Juventus siap mendukung wacana UEFA untuk mempercepat penerapan VAR di ajang Liga Champions.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya